Kolam Biru Goa Karst – Biak, Papua

kolam-biru-jum2sept16

Kolam biru

Kolam biru yang terletak di desa Paray ini,memang agak sulit dijangkau jika tidak mengetahui letaknya. Harus bertanya kepada penduduk sekitar untuk menuju ke kolam biru goa Karst ini, dimana posisinya tidak jauh dari pantai Paray dan monumen perang dunia kedua. Kolam biru sebenarnya adalah air kolam alami, ini memiliki air yang sangat jernih dan

Saat perjalanan pulang, menuju kota Biak kami sempat mampir ke Kolam Biru. Masyarakat sekitar Desa Paray menyebutnya Kolam Biru, yang sebenarnya adalah kolam pemandian alam yang terletak didalam gua (karst). Air yang tertampung oleh gua tersebut menyisakan ruangan seperti kolam pemandian. Masyarakat sekitar memanfaatkan tempat tersebut untuk mandi dan tempat bermain untuk anak-anak.
Saking jernihnya airnya nampak berwarna biru sehingga masyarakat setempat menyebutnya Kolam Biru. Letaknya masih termasuk dalam wilayah Kecamatan Biak Kota, posisinya tidak teralu jauh dari Pantai Paray dan Monumen Perang Dunia II. Meski posisinya berada di sisi jalan utama, agak kesulitan menemukannya jika tidak bertanya pada masyarakat sekitar, karena tidak adanya papan informasi petunjuk lokasi dan arealnya tersembunyi di bawah lembah. Pesan saya: untuk datang kesini jangan terlalu sore karena sinar matahari sudah terhalang rimbunnya pepohonan disekitar goa dan penerangan pun tidak ada
Tidak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh dari Kota Biak. Namun, sayangnya di Kota Biak hanya ada satu toko cinderamata, yaitu di Iriani Art Shop Jalan Imam Bonjol. Di sini Anda bisa mendapatkan berbagai jenis oleh-oleh, seperti gantungan kunci khas papua, patung, t’shirt, hingga kain batik khas Irian. Jangan lupa ada toko roti Aru. Toko roti yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda ini menyediakan roti dan kue sebagai oleh-oleh. Roll gulung dan roti roll manis bisa menjadi pilihan dengan harga masing-masing sekitar Rp 40.000 dan Rp 10.000.

Oh iya… untuk menghindari terkena malaria tetap dianjurkan meminum pil anti malaria, sebelum berkunjung ke Biak, setibanya disana dan setelah kembali dari Biak. Bagaimanapun daerah Papua masih rentan dengan epidemi Malaria.

Sebelum mengakhiri trip hari ini kami sempat menikmati keindahan sunset di Pantai Ambroben letakanya disebrang bandara Frans Kaisepo. Pemandangan yang sangat indah!

http://mytravelingphotograph.blogspot.co.id/2014/12/biak-adventure.html

Post Author: administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *